Study Tips
Sudah latihan writing bahasa Inggris, tapi masih terasa sulit? Ini Cara Biar Writing Bahasa Inggrismu Makin Baik
Githa
16/7/2026
•5 min read

Pernah nggak, kamu sudah rajin latihan writing, nonton video belajar bahasa Inggris, bahkan menghafal banyak vocabulary, tapi setiap kali diminta menulis dalam bahasa Inggris, hasilnya masih berantakan?
Kalau iya, tenang. Kamu bukan satu-satunya.
Banyak orang berpikir bahwa writing hanya soal grammar atau menghafal kosakata. Padahal, kemampuan menulis berkembang karena latihan yang tepat dan dilakukan secara konsisten. Sama seperti belajar naik sepeda atau bermain alat musik, semakin sering dipraktikkan, semakin terasa perkembangannya.
Kalau selama ini writing masih terasa sulit, mungkin bukan karena kemampuan bahasa Inggrismu kurang. Bisa jadi, cara belajarnya perlu sedikit diubah.
Berikut beberapa tips yang bisa kamu coba.
1. Jangan Langsung Fokus ke Grammar
Ini kesalahan yang paling sering dilakukan.
Banyak orang takut mulai menulis karena khawatir grammar mereka salah. Akhirnya, mereka menghabiskan banyak waktu memikirkan satu kalimat tanpa benar-benar menyelesaikan tulisannya.
Padahal, tulisan yang baik berawal dari ide yang tersampaikan dengan jelas.
Saat latihan, cobalah menulis dulu apa yang ingin kamu sampaikan. Setelah selesai, baru periksa kembali grammar, ejaan, atau pilihan katanya.
Cara ini membuat proses menulis terasa lebih ringan sekaligus melatih kemampuan berpikir dalam bahasa Inggris.
2. Lebih Banyak Membaca, Biar Lebih Mudah Menulis
Kalau ingin writing-mu berkembang, biasakan juga membaca.
Semakin sering kamu membaca artikel, berita, blog, atau buku berbahasa Inggris, semakin terbiasa pula kamu melihat bagaimana sebuah kalimat disusun. Tanpa sadar, kamu juga akan mempelajari penggunaan vocabulary, grammar, dan ekspresi yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Tidak harus membaca materi yang berat. Pilih topik yang memang kamu sukai agar kebiasaan membaca terasa lebih menyenangkan.
3. Jangan Cuma Hafal Vocabulary, Gunakan
Pernah menghafal puluhan kata baru, tetapi semuanya hilang saat mulai menulis?
Itu hal yang wajar.
Vocabulary akan lebih mudah diingat kalau langsung digunakan.
Misalnya, kamu baru belajar kata opportunity. Daripada hanya mengingat artinya, coba buat kalimat sederhana seperti:
"This internship gave me the opportunity to improve my communication skills."
Semakin sering digunakan, semakin alami kata tersebut muncul saat kamu menulis.
4. Biasakan Menulis Sedikit Setiap Hari
Writing bukan kemampuan yang bisa meningkat dalam semalam.
Kabar baiknya, kamu juga tidak harus menulis esai panjang setiap hari.
Mulailah dari hal sederhana, seperti menulis jurnal singkat, membuat caption media sosial dalam bahasa Inggris, atau menceritakan aktivitasmu hari itu dalam beberapa kalimat.
Cukup luangkan sekitar 10–15 menit setiap hari. Latihan yang konsisten biasanya jauh lebih efektif dibandingkan dengan belajar lama tetapi hanya sesekali.
5. Perhatikan Alur Tulisan, Bukan Kalimat per Kalimat
Salah satu alasan tulisan terasa membingungkan adalah karena idenya meloncat-loncat.
Sebelum mulai menulis, coba pikirkan dulu urutannya.
Apa yang ingin kamu bahas?
Apa penjelasan utamanya?
Bagaimana kamu ingin mengakhiri tulisan?
Dengan alur yang jelas, tulisanmu akan lebih mudah dipahami, bahkan jika masih ada sedikit kesalahan tata bahasa.
6. Jangan Takut Mengedit Tulisanmu
Jarang ada tulisan yang langsung sempurna pada percobaan pertama.
Setelah selesai menulis, beri jeda beberapa menit, lalu baca kembali hasilnya.
Perhatikan apakah ada kalimat yang terdengar aneh, pengulangan kata, atau grammar yang masih perlu diperbaiki.
Kalau memungkinkan, mintalah tutor atau teman yang lebih mahir untuk memberikan masukan. Terkadang, orang lain bisa melihat kesalahan yang tidak kita sadari.
7. Latihan Sesuai Format Tes yang Akan Kamu Ikuti
Kalau tujuanmu adalah mengikuti tes seperti IELTS, PTE Academic, LanguageCert, atau TOEIC, jangan hanya berlatih writing secara umum.
Setiap tes memiliki format soal, waktu pengerjaan, dan kriteria penilaian yang berbeda.
Misalnya, Writing pada PTE Academic memiliki tugas yang berbeda dengan IELTS Writing Task 1 dan Task 2. Karena itu, penting untuk membiasakan diri dengan format tes yang akan kamu hadapi.
Semakin sering berlatih menggunakan soal yang menyerupai ujian sebenarnya, semakin siap kamu saat hari tes tiba.
Ingat, Writing Itu Skill yang Dilatih, Bukan Bakat
Tidak ada orang yang langsung bisa menulis dengan sempurna dalam bahasa Inggris.
Semua orang memulai dari proses yang sama: belajar, mencoba, melakukan kesalahan, lalu memperbaikinya.
Jadi, kalau hari ini hasil writing-mu belum sesuai harapan, bukan berarti kamu tidak mampu. Bisa jadi, kamu hanya perlu lebih banyak latihan dengan cara yang tepat.
Yang terpenting adalah terus konsisten. Sedikit demi sedikit, kemampuan writing-mu akan berkembang dan rasa percaya diri saat menulis pun ikut meningkat.
Saatnya Writing-mu Naik Level!
Kalau selama ini writing masih terasa membingungkan, jangan menyerah dulu. Dengan latihan yang tepat dan bimbingan yang sesuai, kemampuan writing bisa terus berkembang.
Di BANSA Foundation, kamu bisa belajar melalui Preparation Class yang dirancang sesuai dengan format tes resmi, lengkap dengan latihan dan feedback yang membantu kamu berkembang di setiap sesi.
Yuk, mulai persiapan kamu sekarang dan buktikan kalau writing bahasa Inggris bukan sesuatu yang harus ditakuti!