Belajar Sendiri vs Ikut Preparation Class: Mana yang Lebih Efektif untuk English Test?

Sudah belajar berbulan-bulan, mengerjakan puluhan soal, bahkan rutin belajar bahasa Inggris—tapi skor English test masih belum sesuai target?
Mungkin masalahnya bukan karena kamu kurang belajar.
Bisa jadi, cara belajarmu belum cukup terarah.
Saat mempersiapkan PTE, IELTS, atau English test lainnya, kamu punya dua pilihan: belajar secara mandiri (self-study) atau mengikuti preparation class bersama tutor.
Keduanya bisa efektif. Tapi, efektivitasnya sangat bergantung pada kebutuhan, target, waktu, dan cara belajar masing-masing.
Jadi, mana yang sebenarnya lebih efektif?
Yuk, cari tahu sebelum menentukan cara persiapanmu.
Belajar Sendiri: Fleksibel, Tapi Ada TantangannyaSelf-study menjadi pilihan yang cukup populer karena fleksibel. Kamu bisa menentukan sendiri kapan mau belajar, materi apa yang ingin dipelajari, dan berapa lama waktu yang ingin digunakan.
Saat ini pun banyak sumber belajar yang bisa diakses dengan mudah, mulai dari video, artikel, latihan soal, hingga platform simulasi.
Kalau kamu sudah memahami format tes, tahu bagian mana yang perlu diperbaiki, dan mampu membuat jadwal belajar sendiri, metode ini bisa menjadi pilihan yang efektif.
Misalnya, kamu merasa kemampuan reading masih kurang. Kamu bisa membuat jadwal khusus untuk mengerjakan latihan reading setiap hari dan mengevaluasi hasilnya.
Namun, fleksibilitas juga punya tantangan.
Tanpa jadwal atau target yang jelas, belajar sendiri bisa menjadi tidak konsisten. Hari ini semangat belajar, besok sibuk, lalu beberapa hari kemudian baru kembali membuka materi.
Selain itu, kamu mungkin menghabiskan banyak waktu mencari tahu apa yang sebenarnya harus dipelajari.
Kenapa Belajar Sendiri Kadang Belum Cukup?Bukan berarti self-study tidak efektif. Masalahnya, ada beberapa hal yang lebih sulit dilakukan ketika belajar sendirian.
1. Bingung Menentukan PrioritasSaat mencari materi English test di internet, kamu bisa menemukan begitu banyak informasi.
Grammar, vocabulary, speaking, writing, tips mengerjakan soal, strategi menjawab, hingga berbagai macam latihan.
Pertanyaannya: mana yang harus dipelajari dulu?
Tanpa roadmap yang jelas, kamu bisa menghabiskan waktu mempelajari banyak hal tetapi belum tentu menyentuh bagian yang paling membutuhkan perhatian.
2. Sulit Mengetahui Letak KesalahanKetika mengerjakan soal reading atau listening, kamu bisa melihat apakah jawabanmu benar atau salah.
Namun, bagaimana dengan speaking dan writing?
Terkadang kita merasa jawaban sudah bagus, padahal masih ada bagian yang perlu diperbaiki.
Di sinilah feedback menjadi penting. Dengan mendapatkan evaluasi, kamu bisa mengetahui apa yang sudah baik, apa yang masih kurang, dan bagaimana memperbaikinya.
3. Belum Tahu Strategi Setiap TaskEnglish test bukan hanya tentang kemampuan bahasa Inggris.
Kamu juga perlu memahami bagaimana menghadapi berbagai tipe soal, mengatur waktu, memahami instruksi, menyusun respons, dan menggunakan strategi yang sesuai.
Mengetahui materi saja belum tentu cukup kalau kamu belum tahu bagaimana mengaplikasikannya saat tes.
Lalu, Apa yang Membuat Preparation Class Berbeda?Preparation class memberikan sesuatu yang sering sulit didapatkan ketika belajar sendiri: struktur dan guidance.
Kamu tidak harus menebak-nebak harus mulai dari mana atau mencari sendiri strategi yang paling sesuai.
Dalam preparation class, proses belajar biasanya disusun berdasarkan kebutuhan dan tujuan tes.
Kamu bisa mendapatkan:
Pemahaman mengenai format dan sistem tes
Pembahasan tipe-tipe soal
Strategi menghadapi setiap task
Latihan soal yang lebih terarah
Evaluasi hasil latihan
Feedback dari tutor
Tips mengatur waktu saat tes
Guidance untuk membantu mempersiapkan diri menuju target skor
Artinya, kamu tidak hanya “belajar lebih banyak”, tetapi belajar dengan arah yang lebih jelas.
Preparation Class Bukan Berarti Berhenti Belajar SendiriIni penting.
Mengikuti preparation class bukan berarti kamu tidak perlu belajar secara mandiri.
Justru, kombinasi keduanya bisa menjadi cara yang efektif.
Di kelas, kamu bisa mendapatkan penjelasan, strategi, dan feedback dari tutor. Setelah kelas selesai, kamu bisa memperkuatnya dengan latihan mandiri.
Misalnya, di kelas kamu mempelajari strategi speaking. Setelah itu, kamu bisa berlatih memberikan respons sendiri di rumah.
Dengan pola ini, waktu belajar menjadi lebih optimal:
Kelas = belajar, memahami, dan mendapatkan feedback.
Self-study = memperbanyak latihan dan membangun konsistensi.
Jadi, preparation class bukan pengganti belajar mandiri, tetapi bisa menjadi arah dan fondasi untuk membuat latihanmu lebih efektif.
Kamu Lebih Cocok Self-Study atau Preparation Class?Coba cek kondisi kamu sekarang.
Self-study mungkin cocok kalau kamu:Sudah memahami format English test yang akan diambil.
Tahu bagian mana yang perlu ditingkatkan.
Punya waktu belajar yang cukup fleksibel.
Bisa membuat dan mengikuti jadwal sendiri.
Mampu mengevaluasi hasil latihan.
Tidak terlalu membutuhkan guidance dari tutor.
Sudah belajar sendiri tapi skor belum sesuai target.
Bingung harus mulai dari mana.
Punya target skor tertentu.
Memiliki waktu persiapan yang terbatas.
Belum familiar dengan format atau tipe soal.
Sering tidak konsisten ketika belajar sendiri.
Membutuhkan feedback untuk speaking atau writing.
Ingin memahami strategi mengerjakan setiap bagian tes.
Kalau kamu membaca daftar kedua dan merasa, “Ini aku banget,” mungkin kamu tidak membutuhkan lebih banyak materi.
Kamu mungkin membutuhkan cara belajar yang lebih terarah.
Jangan Hanya Belajar Lebih Lama, Belajar dengan StrategiPersiapan English test bukan tentang siapa yang menghabiskan waktu paling lama untuk belajar.
Yang lebih penting adalah bagaimana waktu tersebut digunakan.
Belajar selama tiga jam tanpa tahu apa yang harus diperbaiki belum tentu lebih efektif dibandingkan satu jam belajar dengan target yang jelas.
Karena itu, sebelum mulai persiapan, coba jawab empat pertanyaan ini:
Apa target skor saya?
Bagian mana yang paling sulit bagi saya?
Berapa banyak waktu yang saya punya sebelum tes?
Apakah saya bisa konsisten belajar sendiri?
Jawaban dari pertanyaan tersebut bisa membantu menentukan metode persiapan yang paling sesuai.
Kalau kamu sudah tahu apa yang harus dipelajari dan mampu konsisten sendiri, self-study bisa menjadi pilihan.
Tapi kalau kamu masih merasa bingung, stuck, atau tidak yakin apakah cara belajarmu sudah benar, preparation class bisa membantu membuat proses tersebut lebih terarah.
Mulai Persiapan English Test Bersama BANSA FoundationKalau targetmu bukan sekadar “ikut tes”, tetapi ingin datang ke hari tes dengan persiapan yang lebih matang, jangan hanya mengandalkan jumlah latihan.
Mulai Persiapan English Test Bersama BANSA FoundationKalau targetmu bukan sekadar “ikut tes”, tetapi ingin datang ke hari tes dengan persiapan yang lebih matang, jangan hanya mengandalkan jumlah latihan.
Punya strategi juga penting.
Melalui program English Test Preparation Class di BANSA Foundation, kamu bisa mempersiapkan diri dengan pembelajaran yang lebih terarah—mulai dari memahami format tes, mempelajari strategi setiap bagian, berlatih, hingga mendapatkan guidance selama proses persiapan.
Kamu tetap bisa belajar secara mandiri di luar kelas untuk memperbanyak practice, sementara kelas membantu memberikan struktur agar proses belajarmu tidak berjalan tanpa arah.
Karena pada akhirnya, target skor yang kamu inginkan layak dipersiapkan dengan strategi yang tepat.
Siap mulai persiapan?Cari tahu kelas yang paling sesuai dengan kebutuhan dan targetmu bersama tim BANSA Foundation!
👨💻 Student Counselor: 0877-6182-3044
👩💻 Customer Support: 0895-3227-49819
Yuk, mulai persiapan English test kamu bersama BANSA Foundation!