Resources

Mau Kuliah di Kampus Top Dunia? 4 Beasiswa Ini Bisa Kamu Intip

Billa
20/8/2026
5 min read
Mau Kuliah di Kampus Top Dunia? 4 Beasiswa Ini Bisa Kamu Intip

Bagikan artikel ini

FacebookXWhatsAppTelegram

Kalau ngomongin kuliah ke luar negeri, nama-nama seperti Cambridge, Oxford, atau universitas top di Amerika mungkin sudah sering masuk wishlist. Tapi biasanya setelah itu muncul satu pertanyaan: “Biayanya dari mana?”


Sebelum langsung mencoret kampus impian karena merasa terlalu mahal, coba kenalan dulu dengan beberapa scholarship yang bisa kamu pertimbangkan. Karena ternyata, jalan menuju kampus top dunia nggak cuma lewat satu pintu.


Berikut empat scholarship yang mungkin belum terlalu sering kamu dengar, tapi worth it banget buat masuk radar.


1. Gates Cambridge Scholarship — University of Cambridge 


Nama University of Cambridge rasanya nggak perlu banyak diperkenalkan. Salah satu universitas paling terkenal di dunia ini juga punya scholarship khusus untuk international students. Namanya Gates Cambridge Scholarship, yang didirikan melalui donasi dari Bill and Melinda Gates Foundation.


Program ini ditujukan bagi outstanding applicants dari luar Inggris yang ingin melanjutkan studi postgraduate di Cambridge. Yang menarik, seleksinya nggak cuma berhenti di nilai akademik.


Gates Cambridge juga melihat beberapa aspek seperti academic excellence, alasan memilih program studi, leadership potential, serta komitmen untuk memberikan kontribusi positif. Jadi kalau Cambridge ada di dream university list-mu, jangan cuma bertanya: “Nilai aku cukup nggak?” Coba pikirkan juga: “What am I going to do with what I learn?”


Karena punya kesempatan belajar di kampus top tentu akan jauh lebih berarti kalau ilmu yang didapat nantinya bisa dibawa ke sesuatu yang lebih besar.

2. Swiss Government Excellence Scholarships — Switzerland 


Kalau mendengar Swiss, yang muncul di kepala mungkin cokelat, jam tangan, atau pemandangan pegunungan. Tapi ternyata, Swiss juga punya peluang pendanaan untuk international researchers dan postgraduate applicants.


Namanya Swiss Government Excellence Scholarships.


Program ini merupakan scholarship dari pemerintah Swiss yang mendukung international researchers dan akademisi untuk melakukan studi atau penelitian di Swiss. Jenis program dan persyaratannya dapat berbeda tergantung negara asal serta skema yang dituju. Yang menarik, peluangnya tidak hanya terikat pada satu universitas.


Jadi kalau kamu punya ketertarikan pada research, academic development, atau studi lanjutan, Swiss bisa jadi salah satu negara yang layak kamu masukkan ke daftar pencarian.

Ternyata Swiss nggak cuma cocok buat healing.Bisa juga menjadi pilihan ngera untuk kamu melakukan research.

3. Clarendon Scholarship — University of Oxford


Sekarang kita pindah ke salah satu nama besar lainnya: University of Oxford.


Oxford punya Clarendon Scholarship, yang ditujukan untuk outstanding graduate applicants yang ingin melanjutkan studi di Oxford. Selain dukungan pendanaan, penerima Clarendon juga menjadi bagian dari komunitas akademik yang terdiri dari scholars dari berbagai negara dan bidang.

Dan ini menarik, kadang kita melihat Oxford dan langsung berpikir: “Kayaknya mahal banget.”


Padahal, sebelum mencoret sebuah kampus dari wishlist, mungkin yang perlu dilakukan adalah mencari tahu dulu funding opportunities yang tersedia. Tentu saja, Clarendon punya proses seleksi yang kompetitif. Jadi kalau Oxford memang masuk daftar kampus impianmu, persiapannya juga nggak bisa dilakukan semalam sebelum deadline.


4. University of Virginia Jefferson Scholarship — USA 


Dari Inggris, kita terbang ke Amerika Serikat.


University of Virginia memiliki Jefferson Scholarship, yang mencari kandidat dengan kombinasi kemampuan akademik, leadership, dan potensi untuk memberikan kontribusi.

Ini bisa jadi menarik buat kamu yang selama kuliah nggak cuma fokus mengejar IPK.


Pernah memimpin organisasi?


Menjalankan project?


Aktif di komunitas?


Membuat sesuatu yang memberikan impact?


Hal-hal seperti itu bisa menjadi bagian dari cerita yang kamu bawa dalam perjalanan scholarship-mu. Karena pada akhirnya, menjadi kandidat yang menarik bukan cuma tentang: “Seberapa pintar kamu?” Tapi juga: “What have you done with your potential?”


Jadi, Mana yang Cocok Buat Kamu?


Nah, jangan setelah membaca ini malah berpikir: “Oke, berarti aku harus daftar semuanya.” 


Nggak harus.


Keempat scholarship ini punya persyaratan, jenjang studi, bidang, dan karakteristik yang berbeda. Jadi yang paling penting bukan mencari scholarship yang paling terkenal, tetapi menemukan scholarship yang paling sesuai dengan profil dan tujuanmu. Dan jangan menunggu sampai merasa “sudah sempurna” untuk mulai mencari.


Justru dari mencari tahu persyaratannya, kamu bisa melihat apa yang masih perlu dipersiapkan. Mungkin kemampuan bahasa Inggris masih perlu ditingkatkan. Mungkin pengalaman leadership masih bisa dikembangkan. Mungkin kamu perlu mulai lebih aktif dalam project atau kegiatan yang relevan dengan bidangmu.


Atau mungkin selama ini kamu sebenarnya sudah punya pengalaman yang cukup, tapi belum tahu bagaimana cara menceritakannya dengan baik.


Scholarship hunting is not just about finding money for university. It's also about figuring out where you want to go and what you want to bring with you.


Still Looking for Your Scholarship? 


Gates Cambridge, Swiss Government Excellence, Clarendon, dan Jefferson Scholarship baru sebagian kecil dari berbagai funding opportunities yang bisa kamu eksplor untuk studi ke luar negeri. Kalau kamu masih hunting scholarship dan belum menemukan yang cocok, jangan berhenti di empat nama ini.


Jelajahi lebih banyak informasi scholarship dan study abroad opportunities melalui website BANSA Foundation. Kamu juga bisa mulai mempersiapkan salah satu bagian penting dari perjalanan scholarship-mu: English proficiency.


Mulai dari mencari tahu kebutuhan English test untuk kampus atau scholarship yang kamu incar, sampai mempersiapkan diri untuk tesnya, BANSA bisa jadi salah satu tempat untuk mulai mempersiapkan perjalananmu.


Karena scholarship hunting bukan cuma soal menemukan funding. It’s also about making sure you’re ready when the opportunity comes. 


Explore. Prepare. Apply.



Suka artikel ini? Bagikan!

FacebookXWhatsAppTelegram